Archive for December, 2009

Upaya Pencegahan Peredaran Rokok Ilegal Terus Bergulir

Luar biasa. Itulah kalimat pertama yang muncul menyikapi peredaran rokok ilegal akhir-akhir ini. Belum lepas dari ingatan kita setelah beberapa hari yang lalu petugas Bea dan Cukai Kudus berhasil melakukan penindakan terhadap 3 (tiga) kasus peredaran rokok ilegal, kemarin pada tanggal 21 Desember 2009 sekitar pukul 21.00 WIB di Desa Gemiring Kidul Kecamatan Nalumsari Jepara [...]

Target Penerimaan Tahun 2010 Mengalami Kenaikan

Secara nasional, target penerimaan cukai tahun 2010 sebesar Rp. 57,3 trilyun. Target ini jika dibandingkan dengan target tahun 2009 mengalami kenaikan Rp. 2,8 trilyun atau sebesar 5,14 %. Dari target penerimaan sebesar Rp. 57,3 trilyun tersebut, KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus diberikan tanggung jawab untuk menghimpun sebesar Rp. 14,4 trilyun,

Aparat Bea dan Cukai Kudus, Bertindak Tegas Cegah Peredaran Rokok Ilegal

Merebaknya peredaran rokok ilegal dipasaran menandakan bahwa praktek kegiatan memproduksi rokok illegal masih terus dilakukan oleh para pelanggar cukai meskipun aparat Bea dan Cukai Kudus telah berkali-kali menindak tegas dan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku kepada setiap pelaku yang ditangkap.

Bea Cukai Kudus Musnahkan Rokok Ilegal Bernilai Rp 4,48 miliar

Hari Selasa tanggal 8 Desember 2009 adalah hari yang sangat bersejarah dalam perjalanan sebuah kantor modern bernama KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus. Hari itu adalah hari dimana KPPBC Madya Cukai Kudus memusnahkan rokok illegal sebanyak kurang lebih 11 juta batang (+ 18 ton) yang nilainya mencapai Rp 4,48 milyar dengan perincian :

Ciri-ciri Pribadi ber-EQ Rendah

Wise Words

Kita semestinya meyakini bahwa perubahan bukanlah sesuatu yang linier. Dia layaknya sebuah drama kehidupan, yang menghadirkan kesulitan sekaligus juga harapan. Dan harapan seperti sebuah jalan, dia akan bermakna ketika kita bersedia menitinya.

Berteman baiklah dengan orang yang berkata benar bukan dengan orang yang membenarkan kata-kata kita yang belum tentu benar.