Realisasi penerimaan Kantor Bea Cukai Kudus sampai dengan tanggal 31 Mei 2017 adalah Rp 6,522 T, dengan rincian penerimaan Cukai = Rp 6,499 T, Pabean = Rp 22,316 M.    -   Jika Anda membutuhkan informasi tentang kegiatan impor, ekspor dan cukai dapat menghubungi kami di CONTACT CENTER BRAVO BEA CUKAI (021) 1500225, Email : info@customs.go.id dan SMS Center : 081-1500225   -   Selamat datang di Website Resmi KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus. Mari kita BANGGAKAN INDONESIA !   -   
Berita Terkini     Dibaca :1196 kali , 0 komentar

Target Terlampaui, Apresiasi Kepada Pengguna Jasa dan Mitra

Ditulis : Seksi PLI, 25 Juli 2013

Bertempat di Hotel Gryptha Kudus, pada hari senin tanggal 10 Desember 2012, KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus menyelenggarakan acara temu pengguna jasa dan mitra kinerja. Acara ini diselenggarakan dalam rangka mengapresiasi kesungguhan pengguna jasa dalam membayar cukai dan kerja sama yang baik dari mitra kerja sehingga terwujud tercapainya realisasi penerimaan cukai yang melebihi target tahun 2012. Acara ini mengundang semua pengusaha hasil temabkau yang berada di wilayah kerja KPPBC TMC Kudus, instansi mitra kerja dan media cetak serta radio yang berada di zona wilayah Kerja Kudus. Kepala Kantor Wilayah Jateng dan DIY, Drs, Nazar Salim, Msi turut hadir dalam acara ini.Kepala Kantor, Nugroho Wahyu Widodo dalam sambutannya mengatakan, Target penerimaan cukai tahun 2012 sebesar Rp. 17,9 triliun dan realisasi penerimaan cukai diperkirakan melebihi dari target, menembus hingga mencapai Rp. 20,02 triliun. Capaian ini merupakan prestasi yang luar biasa dari pengguna jasa, khususnya para pengusaha hasil tembakau. Patut kita banggakan, bahwa Kudus merupakan penyetor cukai yang pertama kali menembus angka 20 triliun. Realisasi penerimaan cukai ini memberikan sumbangan sebesar 25% dari target penerimaan cukai nasional. Atas capaian target ini, Nugroho Wahyu Widodo menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pengusaha hasil tembakau dan mitra kinerja. 

Kelompok penghargaan pertama berupa kategori penghargaan bagi pengguna jasa teladan. Pertama, penghargaan bagi perusahaan rokok yang rata-rata paling awal menyerahkan laporan hasil produksi tengah bulanan (CK4-C), yang diterima oleh PT. HM. Sampoerna, Tbk. Kedua, penghargaan bagi pengguna jasa yang paling aktif di meja Layanan Informasi yang diterima oleh PR. SIF Tobacco. Ketiga, penghargaan bagi perusahaan rokok yang memiliki peningkatan persentase produksi paling besar dari produksi dirinya sendiri pada tahun sebelumnya. Penerimanya adalah PT. Nikki Super Tobacco Indonesia. Keempat, penghargaan bagi pabrik rokok skala kecil teladan yang diterima oleh PR. Wido. Penghargaan ini diberikan untuk memacu peningkatan prestasi pabrik-pabrik kecil lainnya. Kelima, penghargaan bagi perusahaan rokok yang turut melestarikan produk warisan budaya. Adalah PR. Sukun yang masih setia memproduksi kretek klobot dalam jumlah yang besar. 

Kelompok penghargaan kedua adalah penghargaan kategori perorangan. Pengurus dokumen terfavorit pilihan frontliner KPPBC Kudus adalah penghargaan pertama. Penerimanya adalah Arifin Nugroho, pegawai PT. HM. Sampoerna, Tbk yang memang dikenal rapi dan sopan oleh pegawai. Penghargaan kedua kategori perorangan adalah Lifetime Visitor, yaitu penghargaan bagi pegawai perwakilan pengguna jasa yang telah lama berkunjung dan mengurus dokumen di Kantor Bea Cukai Kudus. Penerimanya adalah Suntoyo, pegawai PT. Djarum yang sejak tahun 1980-an telah mengurus dokumen di Bea Cukai Kudus. Penghargaan perorangan ketiga adalah pegawai KPPBC Kudus terfavorit versi pengguna jasa. Pemenang pemilihan yang dilakukan melalui SMS ini adalah Satrio Adi Sri Pamekar. Kelompok penghargaan berikutnya adalah kategori penghargaan bagi mitra kerja. Pertama diberikan penghargaan kepada media massa yang paling aktif memberitakan KPPBC Kudus selama tahun 2012, yaitu Suara Merdeka, Jawa Pos-Radar Kudus, Kantor Berita Antara, Radio Elshinta, dan Radio Suara Kudus. Media massa merupakan mitra yang berperan menyambung lidah pemerintah dengan masyarakat. Kedua adalah penghargaan bagi instansi pemerintah yang telah bekerjasama dengan baik selama ini. Penghargaan diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Kudus dan Pemerintah Kabupaten Blora yang juga dianggap mewakili masyarakat umum, Kejaksaan Negeri Kudus dan Kejaksaan Negeri Jepara, Polres Kudus, KPP Pratama Kudus, dan KPPN Kudus. Selain Bupati Kudus atau yang mewakili, seluruh undangan dari instansi tersebut berkenan hadir dan menerima penghargaan. Kelompok penghargaan terakhir diberikan kepada pengguna jasa pembayar cukai terbesar di setiap golongan. Untuk golongan I tentu saja adalah PT. Djarum, golongan II adalah PT. Armando Inter Tobacco Industry, dan golongan III adalah PT. Gentong Gotri. Kepala Kanwil DJBC Jateng dan DIY, Nasar Salim, yang malam itu diperkenalkan kepada audiens, menegaskan kembali besarnya peran pengguna jasa bagi pencapaian kinerja Bea Cukai, sehingga patut direpresentasikan dalam bentuk acara seperti malam tersebut, “Saya instruksikan agar acara seperti ini diselenggarakan lagi oleh KPPBC Kudus tahun depan!”.

Banner
Facebook Like
Statistik
Anda Pengunjung Ke-85860
Hari Ini7
Kemarin87
Bulan Ini7484
Total85860
IP Anda54.166.201.210