Terima kasih atas kerja sama dan partisipasi Anda di Tahun 2017   -   Selamat datang di Website Resmi KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus. Mari kita BANGGAKAN INDONESIA !   -   Jika Anda membutuhkan informasi tentang kegiatan impor, ekspor dan cukai dapat menghubungi kami di CONTACT CENTER BRAVO BEA CUKAI (021) 1500225, Email : info@customs.go.id dan SMS Center : 081-1500225   -   Realisasi penerimaan Kantor Bea Cukai Kudus sampai dengan tanggal 31 Desember 2017 adalah Rp 34,7 triliun, dengan rincian penerimaan Cukai = Rp 34,6 triliun dan Pabean = Rp 40,6 milyar.    -   
Berita Terkini     Dibaca :36 kali , 0 komentar

AWAL FEBRUARI 2018 BEA CUKAI KUDUS LAKUKAN DUA KALI PENINDAKAN

Ditulis : PLI, 07 Februari 2018

Bea Cukai Kudus terus berkomitmen dalam penindakan rokok ilegal khususnya di wilayah kerja Bea Cukai Kudus. Di awal bulan Februari 2018 telah dilakukan dua kali penindakan oleh Bea Cukai Kudus.

Jumat (2/2/2018) pukul 10.00 WIB Tim Intelijen dan Penindakan Bea Cukai Kudus melakukan penindakan terhadap bangunan berupa gudang di Kelurahan Kajeksan, Kudus. Dalam gudang tersebut petugas menemukan tumpukan Tembakau Iris Sigaret (TIS) tanpa dilengkapi dokumen pelindung cukai.

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala Seksi Penyuluhan dan informasi, Dwi Prasetyo Rini, menjelaskan kronologi penindakan yang pertama. “Benar telah terjadi penindakan terhadap sebuah bangunan yang didalamnya terdapat TIS ilegal. Penindakan bermula dari pembukaan segel di sebuah gudang di Kelurahan Kajeksan Kudus. Pada saat pembukaan segel tim menemukan tumpukan tembakau iris tanpa dilengkapi dokumen pelindung cukai sebanyak 24 karung dengan berat total, kurang lebih 840 Kg dengan nilai perkiraan barang sebesar Rp46.200.000. Dari barang bukti yang diamankan potensi kerugian negara sebesar Rp8.400.000.”

Hanya berselang 2 hari dari penindakan yang pertama, Minggu (4/2/2018) pukul 18.30 Tim  melakukan penindakan terhadap mobil yang sedang di parkir di Desa Tanggulangin, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Di dalam mobil tersebut tidak dijumpai pengemudinya namun ditemukan rokok Sigaret Kretek Mesin (SKM) tanpa dilekati pita cukai sebanyak 120.000 batang dengan total perkiraan nilai barang sebesar Rp85.800.000.

“Penindakan ini dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya pengiriman Barang Kena Cukai (BKC) berupa rokok ilegal menggunakan sebuah mobil penumpang berwarna putih. Dari penindakan tersebut potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp44.400.000. Kami akan terus melakukan penindakan terhadap rokok ilegal dan melakukan penyuluhan kepada masyarakat. Diharapkan kedepan, masyarakat lebih paham dan patuh terhadap ketentuan yang belaku.” ungkap Dwi Prasetyo Rini.

Rini menambahkan, “Sesuai pasal  54 Undang-Undang No 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas Undang-Undang No 11 Tahun 1995 tentang Cukai, setiap orang yang menyediakan untuk dijual rokok tanpa dilekati pita cukai dipidana penjara paling sedikit 1 tahun dan paling lama 5 tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.”

Banner
Facebook Like
Statistik
Anda Pengunjung Ke-116267
Hari Ini38
Kemarin130
Bulan Ini9235
Total116267
IP Anda54.227.48.147