Jika Anda membutuhkan informasi tentang kegiatan impor, ekspor dan cukai dapat menghubungi kami di CONTACT CENTER BRAVO BEA CUKAI (021) 1500225, Email : info@customs.go.id dan SMS Center : 081-1500225   -   Selamat datang di Website Resmi KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus. Mari kita BANGGAKAN INDONESIA !   -   Realisasi penerimaan Kantor Bea Cukai Kudus sampai dengan tanggal 30 September 2017 adalah Rp 17,8 T, dengan rincian penerimaan Cukai = Rp 17,7 T, Pabean = Rp 35,8 M.    -   
Frequently Asked Questions
Menurut Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007, BKC terdiri dari : 1. etil alkohol (EA) atau etanol 2. minuman yang mengandung etil alkohol (MMEA) 3. hasil tembakau
Barang yang 1. konsumsinya perlu dikendalikan, 2. peredarannya perlu diawasi, 3. pemakaiannya dapat menimbulkan efek negatif bagi masyarakat atau lingkungan hidup, 4. atau pemakaiannya perlu pembebanan pungutan negara demi keadilan dan keseimbangan
Barang kena cukai adalah barang-barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakteristik yang ditetapkan dalam Undang-Undang Cukai
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagai mana telah diubah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai
Cukai adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang kena cukai
NPPBKC (Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai) adalah izin untuk menjalankan kegiatan sebagai pengusaha pabrik dan importir BKC, atau penyalur/pengusaha Tempat Penjualan Eceran (TPE) MMEA.
Sebelum mengajukan permohonan memiliki NPPBKC, pengusaha pabrik atau importir terlebih dahulu harus mengajukan permohonan secara tertulis kepada kepala kantor bea dan cukai yang mengawasi untuk dilakukan pemeriksaan lokasi, bangunan, atau tempat usaha.
Setelah Pemeriksaan Lokasi, bangunan, atau tempat usaha dan telah dibuatkan Berita Acara pemeriksaan, pengusaha pabrik atau importir harus mengajukan permohonan secara tertulis kepadaMenteri Keuangan u.p. kepala kantor yang mengawasi. Dokumen permohonan NPPBC disebut PMCK-6.
Selama masih menjalankan usaha. Untuk penyalur atau pengusaha TPE MMEA berlaku selama 5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang untuk jangka waktu yang sama.
Kepala kantor atas nama Menteri Keuangan menerbitkan keputusan pemberian NPPBKC dalam jangka waktu 30(tiga puluh) hari sejak permohonan diterima secara lengkap, sesuai janji layanan KPPBC Madya Cukai Kudus sanggup 3 hari sejak permohonan NPPBC (PMCK-6) diterima secara lengkap.
Hal-hal yg harus dilakukan setelah mendapatkan Izin NPPBKC adalah : 1. sebelum memproduksi atau mengimpor hasil tembakau dengan merek baru, pengusaha HT atau importir wajib mengajukan permohonan penetapan tarif cukai hasil tembakau untuk merek baru kepada kepala kantor; 2. Pemesanan Pita Cukai (P3C).
Kepala kantor menerbitkan keputusan disetujui atau ditolaknya permohonan penetapan tarif cukai HT NPPBKC dalam jangka waktu 30(tiga puluh) hari sejak permohonan diterima secara lengkap, sesuai janji layanan KPPBC Madya Cukai Kudus sanggup 3(tiga) jam/merek sejak permohonan diterima secara lengkap. Dalam hal jangka waktu 30 (tiga puluh) hari dilampaui, kepala kantor belum memberikan keputusan, permohonan dianggap disetujui atau dikabulkan dan wajib dibuatkan keputusan penetapan tarif cukai HT oleh kepala kantor paling lama dalam jangka waktu 10(sepuluh) hari
Penetapan tarif cukai HT dinyatakan tidak berlaku, apabila lebih dari 6(enam) bulan berturut-turut pengusaha Pabrik HT atau importir yang bersangkutan : a. Tidak pernah merealisasikan pemesanan pita cukainya (CK-1); b. Tidak pernah merealisasikan ekspor HT dengan menggunakan dokumen (CK-5).
Secara legalitas anda sudah bisa memproduksi rokok, tapi rokok yang telah diproduksi tidak dapat dikeluarkan dari pabrik/dijual kerena tidak berpita cukai atau banderol yang harus dipesan terlebih dahulu ke kantor bea dan cukai.
Pita Cukai merupakan dokumen sekuriti Negara, selain bukti pelunasan cukai juga berfungsi sebagai alat pengawasan.
Pita cukai Hasil tembakau disediakan di Kantor Pusat dan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai masing-masih daerah, dan pita cukai disediakan berdasarkan permohonan Penyediaan Pita Cukai (P3C)
Sesuai janji layanan KPPBC Madya Cukai Kudus, proses permohonan P3C Awal/P3C Tambahan/P3C tambahan Izin Dirjen sanggup 1-3 jam sejak permohonan diterima secara lengkap
Pengusaha yang telah mengajukan P3C dapat mengajukan dokumen permohonan pemesanan pita cukai (CK-1/CK-1A)kepada Kepala Kantor untuk mendapatkan pita cukai, dan jumlah pita cukai yang dipesan disesuaikan dengan jumlah persediaan pita sukai yang ada di Kantor atau Kantor Pusat.
Sesuai janji layanan KPPBC Madya Cukai Kudus, proses permohonan sanggup 45 menit sejak permohonan diterima secara lengkap.
1. Besarnya biaya pengganti penyediaan pita cukai HT untuk setiap keping pita cukai adalah: a. pita cukai seri I : Rp 25,00 (dua puluh lima rupiah); b. pita cukai seri II : Rp 40,00 (empat puluh rupiah); dan c. pita cukai seri III : Rp 25,00 (dua puluh lima rupiah). 2. Besarnya biaya pengganti penyediaan pita cukai MMEA untuk setiap keping pita cukai adalah Rp 300,00 (tiga ratus rupiah).
Banner
Facebook Like
Statistik
Anda Pengunjung Ke-100495
Hari Ini134
Kemarin92
Bulan Ini12801
Total100495
IP Anda54.161.73.123