Selamat datang di Website Resmi KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus. Mari kita BANGGAKAN INDONESIA !   -   Jika Anda membutuhkan informasi tentang kegiatan impor, ekspor dan cukai dapat menghubungi kami di CONTACT CENTER BRAVO BEA CUKAI (021) 1500225, Email : info@customs.go.id dan SMS Center : 081-1500225   -   Realisasi penerimaan Kantor Bea Cukai Kudus sampai dengan tanggal 30 September 2017 adalah Rp 17,8 T, dengan rincian penerimaan Cukai = Rp 17,7 T, Pabean = Rp 35,8 M.    -   
Kegiatan kantor     Dibaca :564 kali , 0 komentar

Pengen Untung Malah Buntung

Ditulis : - - , 08 Oktober 2013

Tentu judul diatas menjadi mimpi buruk bagi para pedagang. Keinginan memperoleh untung berlimpah malah berbalik merugikan diri sendiri. Hal ini yang coba disampaikan kepada masyarakat ketika diadakan sosialisasi mengenai peraturan cukai yang diadakan Pemerintah Daerah Kudus dengan narasumber dari Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, Bea dan Cukai serta dari Pemda Kudus sendiri.

                 Pada acara Sosialisasi tersebut, Bea Cukai yang diwakili oleh Kasubsi Layanan Informasi Deyna Kurniawan menyampaikan bahwa ketentuan pidana tidak hanya bisa dikenakan terhadap produsen rokok, tetapi juga kepada para penjual eceran. Undang-undang nomor 39 tahun 2007 tentang cukai, pada pasal 54 berbunyi “Setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima)tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar”.

 

                Reaksi beragam disampaikan oleh para peserta sosialisasi. Kebanyakan dari mereka mengaku tidak mengetahui adanya aturan tersebut, dan setelah mengetahui ancaman hukumannya  mereka tidak mau menjual rokok illegal lagi.

 

Setelah diadakan sosialisasi ini kami berharap dapat menumbuhkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai peraturan dibidang cukai, apalagi Kudus dikenal sebagai kota kretek yang sangat erat kaitannya dengan cukai” ujar Aries Widjanarko, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layana Informasi. Kedepan Bea dan Cukai akan terus melakukan sosialisasi baik melalui tatap muka secara langsung ataupun melalui berbagai media elektronik dan non elektronik

Banner
Facebook Like
Statistik
Anda Pengunjung Ke-100276
Hari Ini7
Kemarin90
Bulan Ini12582
Total100276
IP Anda54.80.236.48