Selamat datang di Website Resmi KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus. Mari kita BANGGAKAN INDONESIA !   -   Jika Anda membutuhkan informasi tentang kegiatan impor, ekspor dan cukai dapat menghubungi kami di CONTACT CENTER BRAVO BEA CUKAI (021) 1500225, Email : info@customs.go.id dan SMS Center : 081-1500225   -   Realisasi penerimaan Kantor Bea Cukai Kudus sampai dengan tanggal 31 Mei 2017 adalah Rp 6,522 T, dengan rincian penerimaan Cukai = Rp 6,499 T, Pabean = Rp 22,316 M.    -   
Kolom Cukai
Edisi Lainnya

Edisi 15-09-2011

Pertanyaan :

Pak, untuk kegiatan pengawasan hasil tembakau di pasaran seperti opsar itu ada peraturan khusus yang mengatur ngga, kalo tidak ada yang mengatur khusus, kegiatan tersebut diataur dalam peraturan yang mana?. (Indiana John – in box email)


 Jawaban :

Pak Indiana John yang kami hormati, pengawasan hasil tembakau dipasaran (opsar) adalah merupakan sebagian dari serangkaian kegiatan pengawasan terhadap barang kena cukai (BKC).  Kegiatan ini tidak diatur dalam peraturan khusus, akan tetapi sudah tercakup dalam ketentuan pasal 35 undang undang nomor 39 tahun 2007 yang menyatakan bahwa pejabat bea dan cukai berwewenang melakukan pemeriksaan terhadap :

  1. Pabrik tempat penyimpanan BKC atau barang lain yang terkait dengan BKC
  2. Bangunan atau tempat lain yang secara langsung atau tidak langsung berhubungan dengan pabrik, tempat penyimpanan, atau tempat lainnya
  3. Tempat usaha penyalur atau Tempat penjualan eceran BKC (Agen, Toko dan pasar)
  4. Sarana pengangkut (Kendaraan) yang dipergunakan mengangkut barang kena cukai

Oleh karena itu KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus melakukan serangkaian kegiatan pengawasan sebagaimana yang diatur dalam ketentuan tersebut diatas.

Kegiatan pengawasan sebagaimana ketentuan pasal 35 tersebut diatur lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 238/PMK.04/2009, yang menyatakan bahwa dalam melakukan pemeriksaan terhadap tempat atau sarana pengangkut dilakukan berdasarkan :

  1. Informasi adanya dugaan melakukan pelanggaran di bidang cukai atau
  2. Rutinitas pelaksanaan tugas.

Pejabat yang melakukan pemeriksaan wajib menunjukkan surat perintah atau surat tugas dari Kepala Kantor atau Pejabat yang menangani pengawasan. Surat perintah tersebut tidak diperlukan dalam hal Pejabat Bea dan Cukai :

  1. Melakukan pengejaran terus menerus atas orang atau Pengangkut yang patut diduga melanggar peraturan perundang-undangan di bidang cukai
  2. Melakukan pengawasan secara tetap atau berkala, terhadap pabrik dan tempat penyimpanan yang di dalamnya terdapat barang kena cukai
  3. Terdapat kekhawatiran pelaku pelanggaran akan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti

Apabila dalam pemeriksaan yang dilakukan terdapat pelanggaran, pejabat / petugas bea cukai yang melakukan pemeriksaan melakukan penindakan terhadap pelanggaran tersebut. Pejabat Bea dan Cukai berwenang melakukan penindakan di bidang cukai yang meliputi tindakan berupa:

  1. Penghentian
  2. Pemeriksaan
  3. Penegahan
  4. Penyegelan
  5. Tdak melayani pemesanan pita cukai atau tanda pelunasan cukai lainnya.

Dalam melakukan penindakan, pejabat bea dan cukai berwewenang :

  1. Mengambil contoh barang kena cukai sebagai barang bukti dilakukan pelanggaran
  2. Meminta catatan sediaan barang, dokumen cukai, dan/atau dokumen pelengkap cukai, yang wajib diselenggarakan

KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus sebagai Institusi Pemerintah memiliki tugas menghimpun dana (colector revenue) untuk penerimaan negara. Tugas ini dilaksanakan dengan pengawasan yang efektif, pelayanan prima serta pembinaan yang pro aktif kepada pengguna jasa. Strategi yang dilakukan adalah meningkatkan integritas dan profesionalisme SDM, efektif dalam pengawasan, serta efisiensi dalam pelayanan. Pengawasan yang efektif dan efisiensi dalam pelayanan merupakan satu rangkain tugas yang harus dikedepankan untuk mencegah terjadinya pelanggaran di bidang cukai. Upaya ini dilakukan setidaknya bisa mencegah rokok ilegal tidak sampai beredar di pasaran sehingga potensi kerugian negara akibat dari pelanggaran tersebut dapat diselamatkan dan agar dapat memberikan perlindungan kepada pengusaha legal terhadap persaingan yang tidak sehat serta untuk memberikan efek psikologis kepada para pelaku pelanggaran agar tumbuh efek jera.

 

Untuk penjelasan lebih lanjut, anda dapat menghubungi petugas Client Coordinator di KPPBC Madya Cukai Kudus telephon  (0291) 432355  atau SMS  085 7429 76 111 . Terima kasih.

 

Banner
Facebook Like
Statistik
Anda Pengunjung Ke-85951
Hari Ini22
Kemarin76
Bulan Ini7575
Total85951
IP Anda54.225.3.114